Perbedaan Deep Pan dan Fry Pan

Buat kamu yang suka berada di dapur mungkin sudah tahu apa perbedaan antara wajan fry pan dan deep pan. Bila kita ulas secara harafiah saja, sebetulnya bisa kita langsung temukan antara kedua alat masak ini.

Apalagi kalau kita lihat bentuk atau gambar dari penggorengan ini juga bisa langsung diketahui perbedaan dari keduanya. Kalau frypan maksudnya lebih datar dibandingkan dengen deep pan. Untuk frying pan ini cocoknya dipakai untuk menumis atau menggoreng yang membutuhkan sedikit minyak. Seperti misalnya saat hendak membuat telur dadar. Dengan bentuknya yang pipih, lebih mudah untuk membalik makanan yang dimasak.

Sedangkan untuk wajan deep pan, karena bentuknya lebih cekung ke dalam, maka cocoknya digunakan untuk masakan yang membutuhkan banyak minyak. Misalkan untuk menggoreng ayam goreng, membuat nasi goreng, membuat tumisan atau makanan lainnya

Dari perbedaan bentuk keduanya itu sudah bisa ketahui perbedaan fungsinya. Memang setidaknya di dapur kita perlu memiliki banyak jenis wajan. Selain frying pan tadi, baik juga jika kita punya saute pan, dan griddle pan.

Nah, dengan mengenali masing-masing alatt mask di dapur ini harapannya kita bisa menggunakannya dengan maksimal. Selain dengan mengetahui fungsi tiap alat masak tersebut kita juga perlu mengetahui wajan yang bagus itu seperti apa.Perbedaan Deep Pan dan Fry Pan

Biasanya setiap ibu rumah tangga yang mencari wajan itu akan mencari yang anti lengket. Sebab akan memudahkan kita saat memasak. Tapi penting diketahui juga kalau menggunakan wajan ini sebaiknya digunakan untuk memasak yang sebentar saja. Seperti misalnya untuk buat telur ceplok. Hindari menggunakannya untuk memasak dalam waktu lama dan membutuhkan temperature sangat tinggi misalnya mencapai 350 derajat celcius. Karena kurang bagus hasilnya untuk kesehatan makanan yang kita masak.

Lebih bagus jika memilih wajan yang terbuat dari besi. Karena sekalipun kita memasak dalam suhu tinggi, tak masalah zat besi yang berasal dari wajan ini ketika berinteraksi dengan makanan. Tapi memang wajan dari besi punya kekurangan karena mudah berkarat.

Jadi memang kita selain perlu punya beragam aneka peralatan dapur, juga penting untuk memerhatikan bahan dan ukurnanya jug. Dengan begitu kita pun memiliki peralatan dapur yang lengkap yang bisa memudahkan kita untuk memasak.

Kalau untuk jumlah wajan minimal yang dimiliki di dapur, setidaknya kita perlu punya dua buah wajan. Satu untuk wajan mini dan satu lagi yang berukuran besar. Sebetulnya juga tergantung dari aktivitas kita di dapur sih. Semakin banyak aktivitas yang sering kita lakukan, misalnya kita punya catering tentu akan berpengaruh terhadap jumlah peralatan masak yang dibutuhkan.

Kalau untuk rumah tangga baru ya bisa dilengkapi sambil jalan nanti apa saja peralatan masak yang dibutuhkan. Bila misalnya merasa ada yang kurang, kita bisa membelinya secara online biar tidak repot.